Memulai Laravel Framework dengan 2 langkah mudah

Technical Needs (TN)

  1. PHP Language
  2. Composer
  3. Web Server (Apache / Nginx ect)

Tutorial Experience Level (TEL)

  1. Low
  2. Medium
  3. High

Consumed Time
10 Menit

Pengenalan

Dalam memulai Laravel tentu nya kita harus mengerti tentang bahasa pemrograman PHP, selanjutnya yang Anda perlu kan adalah pemahaman tentang logika pembuatan program dengan mengikuti design patterns MVC, namun Design Pattern ini tergantung oleh penggunannya.

Mengapa Anda harus mempelajari Laravel ?

Secara teknis, Framework adalah kumpulan dari class class yang digabung kedalam satu kerangka kerja.. ingat kerangka kerja, karena berbeda jenis framework maka berbeda juga cara penggunaannya jadi jika Anda pengguna fanatik salah satu framework berpindah ke Laravel maka yang Anda harus lakukan adalah melupakan framework Anda tersebut dan mulailah hal yang baru dengan Laravel

Pra Persyaratan

Persyaratan sebelum memulai Laravel secara teknis adalah

1. Framework Laravel 5.2
2. Php versi terakhir => 5.5.9
3. Webserver

Langkah 1 – Instalasi Laravel

Dalam melakukan instalasi Laravel dapat dilakukan oleh 3 langkah yaitu

  1. Laravel Installer
  2. Composer
  3. Zip File (compressed Project)

Kita akan membahas bagaimana melakukan installasi melalui Composer namun yang Anda harus tau bahwa melalui Composer akan membutuhkan waktu yang cukup lama tergantung kondisi internet dan koneksi ke server packagist.

Anda dapat melakukan proses instalasi dengan menggunakan comand line / terminal dengan cara sebagai berikut

composer create-project laravel/laravel (project name)

(project name) ini adalah folder kerja anda dalam menjalankan project laravel

Langkah 2 – Configurasi Laravel

Setelah folder kerja siap Anda harus melakukan configurasi folder permission terlebih dahulu, folder apa yang harus di configurasi:
1. Storage
2. Bootstrap / cache

Configurasi tambahan yaitu

None 🙂

lalu bagaimana cara saya dapat mengecek bahwa instalasi laravel saya berhasil ?, cara melihatnya adalah melalui browser dengan mengakses http://localhost/projectname/public/

Business Process Analysis

Business Processes Analysis

Business Processes Analysis (BPA) adalah kegiatan mendokumentasikan pekerjaan kita sehari-hari bertujuan untuk mengerti proses sekarang dan menyelesaikan suatu masalah jika diperlukan.

Business adalah kegiatan individual atau kelompok yang mendatangkan keuntungan .

Analysis / analisa adalah kegiatan mempelajari serta mengevaluasi suatu bentuk masalah.

Processes adalah urutan pelaksanaan yang secara alami atau didesign untuk menghasilkan suatu hasil.

Tujuan dilakukan BPA adalah untuk mendokumentasikan proses yang ada sehingga kita mudah untuk memperbaharui proses yang ada jika diperlukan, sesuai dengan kebutuhan zaman.

Lihat ilustrasi dibawah ini mengapa di perlukan Business Process Analysis

bpa_ilustration

Ilustrasi diatas jika kita perhatikan terdapat beberapa orang yang berperan sebagai

  1. Project Leader
  2. Engineer
  3. Programmer
  4. Sales
  5. Operations
  6. Helpdesk
  7. Customer

Tiap-tiap orang memiliki peranan yang sangat penting namun, tanpa dibekali oleh penjelasan dari Customer yang terperinci dan terdokumentasi terjadi kekacauan didalam internal kecuali sales yang lebih paham atas apa yang Customer butuhkan dan cenderung melebihi expektasi dari Customer.

Bisa dibayangkan jika ini adalah projek besar namun tanpa hal yang terdokumentasi dengan baik maka, pekerjaan kita akan sia-sia.

Contoh dari BPA

Contoh dari BPA berikut adalah mengenai proses kegiatan pengajuan cuti. Pada BPA disini cukup jelas bahwa terdapat Peranan (Role) dan Kegiatan (Activity) sehingga cukup jelas bahwa siapa yang melakukan dan apa yang dilakukan, ingat Who nya siapa What nya itu Apa, sehingga jelas pelaku dan kegiatan yang dilakukan oleh pelaku.Petunjuk_Pembuatan_BPA

(Contoh BPA Diagram)

Setelah adanya diagram, maka kita memerlukan BPA Narasi, yang berfungsi untuk menekankan dari pekerjaan yang dilakukan. Serta didalam BPA Narasi terdapat usulan dari User untuk saat ini dan untuk masa depan.

bpa_example.png

(Contoh BPA Narasi)

Dapat kita simpulkan bahwa didalam pembuatan BPA terdapat 2 jenis alat, kita sebut alat karena memiliki tugas dan fungsi nya masing-masing yaitu

  1. BPA Diagram
  2. BPA Narasi

Keduanya saling terkait dan memiliki tugas dan fungsi yang berbeda, sehingga dapat membantu anda dalam menentukan tahap selanjutnya..